× Home Contoh Desain Jersey Cara Order Harga Spesifikasi Portfolio Testimoni Blog Hubungi
Whatsapp: 0852-7000-9500 Jersey Printing Bikin Jersey Full Print Murah
WA / Telp
0852-7000-9500
Buka Setiap Hari
08:00 - 22:00 WIB

Pelanggaran Paling Berat dalam Dunia Sepak Bola

Pemain bola wajib mengetahui pelanggaran berat sepak bola. Sepak bola merupakan olah raga populer yang akan memanjakan penggemarnya dengan aksi-aksi spektakuler para pemainnya di lapangan. Umpan cantik, atraksi para pemain, ratusan cetakan gol, hingga selebrasi di lapangan adalah hal yang tentunya Anda tunggu-tunggu sebagai fans.

Selain berbagai aksi dan pencapaian yang patut diapresiasi, ada kalanya pemain bermain dengan emosi atau hal pemicu lainnya, sehingga menghasilkan pelanggaran-pelanggaran dan aksi kotor yang membuat permainan di lapangan menjadi tidak lagi bersih bahkan sampai pada level brutal.

Pelanggaran Paling Berat dalam Dunia Sepak Bola

Pada kesempatan kali ini, kami akan merangkum pelanggaran yang pernah terjadi dan termasuk dalam pelanggaran paling berat dalam dunia sepakbola. Beberapa diantaranya bahkan berujung pada berakhirnya karir sang pemain dalam kancah persepakbolaan. Simak ulasannya berikut ini.

David Beckham pada Piala Dunia 1998

Sebuah pelanggaran berat sepak bola terjadi pada Piala Dunia tahun 1998, Beckham sempat terlibat konflik cukup panas dengan Diego Simeone. Walaupun sukses membawa Manchester United mendapatkan treble winners dalam Premier League pada tahun 1998, di tahun sama dalam ajang Piala Dunia malah justru mimpi buruk bagi Beckham.

Diawali dengan Diego Simeone yang mencoba mengambil alih bola dari Beckham pada menit ke 47 awal babak kedua, sayangnya niat Simeone tersebut malah meleset. Alih-alih merebut bola, Beckham malah terjatuh karena ketidaksengajaan Simeone menekel kakinya. Dengan sigap wasit meniupkan peluit untuk El Cholo.

Namun, sebelum bangkit dari jatuhnya tersebut, Beckham malah mencoba untuk menjatuhkan Simeone yang sedang berdiri di depan, dengan cara menendangnya. Kejadian itu cukup membuat pelatih kepala Atletico Madrid ini kesakitan hingga dihampiri dan diprotes oleh rekan-rekannya.

Drama tersebut menuai protes dari para rekan satu tim dan membuahkan hasil kartu kuning untuk Diego Simeone dan kartu merah untuk David Beckham. Permainan tersebut berakhir dengan skor 4-3 melalui adu penalti yang dimenangkan oleh Argentina.

Ini bukan terakhir kalinya Beckham membuat onar di lapangan. Pada 2004 ketika Real Madrid sedang berlaga melawan Murcia, Beckham secara sadar menyerukan kata-kata kasar yang ditujukan kepada Turienzo Alvarez, sang wasit. Beckham meneriakkan “hijo de puta”, berarti “anak jalang” kepada sang wasit sambil menyerangnya.

Tentu tidak hanya dari para rekan satu tim, peristiwa ini sontak mendapat kecaman dari para fans. Selain itu, kejadian ini membuat Beckham terpaksa harus dikeluarkan oleh wasit dari permainan dengan memberikan kartu merah sebagai ganjaran.

 

Zinedine Zidane dan Materazzi yang Mendapat Sorotan

Pada Piala Dunia tahun 2006 terjadi lagi pelanggaran berat sepak bola ketika Prancis melawan Italia, Zinedine Zidane mendapat sorotan karena ulahnya menekel gelandang tim nasional Italia, Marco Materazzi. Insiden yang membuat Materazzi terjatuh tersebut berakhir dengan pemberian kartu merah untuk Zidane.

Kartu merah tersebut kedua kalinya ia terima setelah sebelumnya juga mendapatkan kartu merah di ajang yang sama tahun 1998. Zidane yang akrab disapa Zizou mengaku bahwa motifnya melakukan tandukan maut tersebut adalah karena sebelumnya merasa terprovokasi oleh Materazzi.

Berawal dari Materazzi yang selalu mengikuti pergerakan Zizou sambil memegangi kaosnya, berujung pada adu mulut antara keduanya. Zizou menyebut bahwa ia dapat memberikan kaosnya pada Matrix atau Materazzi jika ia menginginkannya. Matrix pun membalas bahwa ia hanya menginginkan saudari Zizou sambil menyebutnya pelacur.

Melayanglah tandukan keras Zidane kepada Materazzi cukup menjadi heboh dalam Piala Dunia musim tersebut. Pertandingan pada akhirnya dimenangkan oleh tim nasional Italia melalui adu penalti.

 

Nigel de Jong dalam Piala Dunia 2010

Salah satu pelanggaran berat sepak bola juga dilakukan oleh Nigel De Jong kepada Xabi Alonso dalam laga Piala Dunia 2010. Tidak tanggung-tanggung, pemain Belanda tersebut memberikan Alonso sebuah tendangan ala karate dan kungfu, tepat di dadanya.

Walaupun berakhir dengan kemenangan 1-0 pada tim Spanyol, dan awalnya peristiwa ini tidak berdampak apapun bagi dirinya, sayangnya Alonso mengaku merasakan sakit pada dadanya seusai pertandingan. Sementara itu, De Jong hanya berakhir menerima kartu kuning oleh sang wasit, Howard Webb.

Pelanggaran serupa sebenarnya bukanlah hal baru dalam sepakbola. Sebelumnya, telah banyak pertandingan yang harus diwarnai dengan tindakan brutal. Namun, hal ini menjadi sorotan karena terjadi dalam final ajang terbesar dunia. Beberapa pengamat sepakbola juga setuju bahwa pelanggaran ini merupakan salah satu yang paling berat.

Tidak cukup pelik konflik kedua pemain tersebut, De Jong sebagai sosok antagonis pada peristiwa kali ini hanya mendapatkan peringatan berupa kartu kuning dari sang wasit, Howard Webb. Hal ini tentu memicu protes tidak terhindarkan karena bukanlah sesuatu yang layak diganjar dengan sekedar kartu kuning.

Apalagi, jika dilihat melalui tayangan ulangnya, De Jong cukup jelas terlihat telah mengincar Alonso sejak awal. Pada beberapa media, Webb mengaku menyesal hanya memberikan De Jong kartu kuning. Namun, dirinya juga menjelaskan motif mengapa kartu kuning, daripada kartu merah.

Beberapa tahun setelah peristiwa tersebut tidak lagi hangat di media, Webb akhirnya buka suara melalui buku yang ditulisnya “The Man in The Middle”. Menurutnya, pada saat tersebut dirinya tidak dalam posisi yang memungkinkannya melihat kejadian secara jelas.

Ia berdalih bahwa ketika De Jong menabrak Alonso saat sedang mengoper bola ke David Villa, posisinya tepat di belakang Alonso. Sehingga, sudut tersebut sangat tidak memungkinkannya untuk menangkap apa yang terjadi di lapangan antara kedua pemain ini.

 

Ben Thatcher dalam English Premier League 2006

Ben Thatcher, pemain Manchester City sukses mencetak sejarah pelanggaran berat sepak bola dalam English Premier League 2006. Sejarah terburuk liga satu ini disebabkan adanya insiden Ben Thatcher yang menyerang Jorge Mendes berupa sikutan hingga Mendes harus kejang-kejang di lapangan selama pertandingan masih berlangsung.

Tidak hanya berakhir kejang di lapangan hijau, Mendes harus segera dilarikan ke rumah sakit ditengah pertandingan. Jika sebelumnya Anda telah menyimak ulasan bagaimana De Jong hanya mendapatkan kartu kuning sebagai akibat kebrutalannya di lapangan, begitupun Thatcher yang juga mendapatkan kartu kuning dari sang wasit, Dermot Gallagher.

Walaupun hanya berakhir mendapatkan kartu kuning selama permainan, insiden yang merugikan pemain gelandang Portsmouth ini juga membuat Thatcher terpaksa harus menjalani hukuman dari klubnya berupa skors untuk tidak bergabung pada enam pertandingan selanjutnya serta pemotongan gaji untuk enam minggu kedepannya.

Beberapa ulasan peristiwa pelanggaran paling berat dalam dunia sepakbola yang telah kami rangkum diatas tentunya dapat menjadi wawasan anda. Pelanggaran-pelanggaran dalam pertandingan sepakbola tentu bukan hal yang diinginkan walaupun jika terjadi dalam sebuah pertandingan adalah suatu kewajaran.

Namun, pelanggaran yang disengaja dengan tujuan menjatuhkan bahkan mencederai lawan sebaiknya berkurang atau bahkan tidak terjadi kembali dalam pertandingan-pertandingan di masa depan.

Kejadian dalam pertandingan yang telah diulas diatas ini sebaiknya dijadikan pembelajaran bahwa permainan bersih bukan tidak mungkin terjadi. Selain itu, pertandingan kotor tidak hanya merugikan pihak lain, sebagai pelaku juga akan berisiko untuk kehilangan citra baik serta karirnya jika mendapatkan pelanggaran berat sepak bola.


Baca Juga:

Berbagai upaya lawan untuk memenangkan pertandingan dengan melalukan diving sepak bola yang merugikan dan berpotensi mendapatkan kartu merah [...]


Memahami pelanggaran olah raga basket untuk menghindari meningkatnya jumlah personal foul maupun team foul dalam pertandingan [...]


Mencari lawan tanding guna untuk meningkatkan skill masing-masing individu dalam tim futsal, serta menjaga solidaritas tim untuk memenangkan pertandingan [...]


Tips mencari anggota bisa dimulai dari mengikuti klub atau ekstrakurikuler, sehingga dapat membantu Anda menemukan anggota dengan skill terbaik [...]


untuk dapat melakukan permainan bola basket dengan baik dibutuhkan pemain yang sudah mengerti. Maka tips mencari anggota tim basket sangat dibutuhkan [...]


Buka tiap hari 08:00 - 22:00 WIB
SMS / WA : 0852-7000-9500
Email: prokaosjogja@gmail.com
Sentolo Kidul RT 21 RW 11, sentolo, sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta
×
Pencarian Jersey:

Yang sering dicari: