Berdasarkan informasi dari Kemenpora, bonus atlet naik podium akan mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menjadi wujud perhatian pemerintah kepada para atlet agar semakin semangat meraih medali emas di ajang kompetisi selanjutnya pada 2021 mendatang.

Pihak Kemenpora masih berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai besaran bonus yang akan dipersiapkan oleh pemerintah untuk para peraih medali. Adapun tujuan dilakukannya koordinasi ini sangat penting, mengingat anggaran yang disiapkan ternyata membengkak karena melampaui target.

Bonus Atlet Naik Podium Mengalami Peningkatan
Sebagaimana kita tahu, perjuangan berat tentu sudah dilewati oleh para atlet Indonesia dalam ajang SEA Games 2019 silam. Namun, bukti nyata perjuangan mereka tidak berhenti sampai situ saja. Adapun para atlet akan diberi bonus atlet naik podium sesuai dengan perolehan jenis medalinya.
Perlu Anda ketahui bahwa bukan hanya atlet saja, melainkan juga tim pelatih akan diberi bonus oleh pemerintah. Menurut pernyataan dari Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, target perolehan medali sudah melampaui batas, sehingga jumlahnya dan kuantitasnya juga ikut meleset. Akan tetapi, Presiden Jokowi juga minta lebih dari hasil keputusan.
Adapun pihaknya juga berharap jika uang bonus medali tersebut dapat cair sesuai keinginan Presiden RI, dimana bisa dikeluarkan tanpa perlu menunggu lama. Sesuai perintah dan arahan dari Pak Presiden mengatakan jika bonus atlet naik podium akan diberikan kepada para atlet secepat mungkin.
Selain itu, sebagai informasi tambahan, dimana kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2 lalu berhasil menduduki posisi keempat pada klasemen akhir dengan perolehan medali. Adapun Indonesia sendiri berhasil meraih sekitar 267 medali, dengan 73 medali emas, 84 perak, dan 110 perunggu.
Sementara, Thailand berada di atas Indonesia tepatnya pada peringkat ketiga dengan perolehan 92 emas, 102 perak, dan 122 perunggu. Adapun total perolehan Thailand yaitu sebanyak 317 medali.
Diikuti peringkat kedua yang diisi oleh Vietnam dengan total peroleh 287 medali, dimana terdiri dari 98 emas, 85 perak, 104 perunggu. Lalu, posisi juara umum berhasil diraih oleh tuan rumah yaitu Filipina dengan total perolehan 386 medali terdiri dari 149 emas, 118 perak, dan 119 perunggu.
Jika dibandingkan dengan posisi Indonesia kala mengikuti SEA Games 2017 di Malaysia, dimana berada pada posisi lima klasemen akhir dengan perolehan medali. Adapun pada kompetisi tersebut, Indonesia berhasil memperoleh 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu dengan jumlah total 191 medali.
Atlet yang Tidak Dapat Medali juga Diberi Bonus
Perlu Anda ketahui juga bahwa pemerintah rupanya tidak hanya memberi bonus atlet naik podium saja, melainkan juga untuk atlet yang tidak berhasil meraih medali. Dimana atlet yang gagal menyumbang medali juga dijamin oleh pemerintah akan mendapat bonus, namun memang tidak sebesar para peraih medali.
Pihak pemerintah turut meyakinkan, apabila anggaran sudah ada maka secara tidak langsung bonus-bonus tersebut akan secepatnya diberikan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Negara. Menariknya, pada tahun ini dan yang akan datang, bonus atlet naik podium ini akan mengalami peningkatan.
Dimana para atlet dan juga pelatih, bahkan asisten pelatih sekalipun juga akan mendapatkan bonus. Adapun besar anggarannya sendiri sudah ada dan bisa langsung ditangani oleh Menteri Keuangan. Sehingga, pihak pemerintah akan menyerahkan secara langsung bonus tersebut kepada setiap atlet yang berhasil mendapatkan medali.
Sementara untuk bonusnya, jika pada tahun lalu pihak pemerintah sudah mempersiapkan bonus atlet naik podium hingga yang gagal sekalipun sekitar kurang lebih Rp210 miliar. Adapun besar nominal tersebut, tidak termasuk yang akan ikut Asian Games. Anggaran tersebut juga diambil langsung dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Seperti yang diketahui, pihak pemerintah juga memberi peluang kepada para peraih medali, apabila berkeinginan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) maka mereka dapat mendaftar tanpa perlu mengikuti tes. Namun, hal tersebut berlaku bagi mereka yang berminat.
Biasanya, bagi para atlet yang memutuskan untuk menjadi seorang PNS, maka jobdesk pekerjaannya sendiri adalah di lapangan, tepatnya di Pelatnas. Hal ini tentu dijamin oleh pemerintah, mulai dari bulanan atau sebagainya. Namun, para atlet tidak bekerja di kantor melainkan di lapangan.
Ternyata, tidak hanya itu saja, pemerintah juga berencana memberikan rumah kepada para peraih medali emas. Jumlah hadiah yang sangat fantastis. Namun, untuk konsep rincinya masih ada beberapa hal penting yang perlu dibicarakan terlebih dahulu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Presiden RI Mendukung Penuh Masa Depan para Atlet
Perlu diketahui bahwa ada sebanyak 841 atlet Indonesia yang dianggap berstamina dan siap untuk mengikuti kompetisi ajang SEA Games atau lain sebagainya. Presiden RI sendiri juga sudah mencanangkan apabila para atlet berhasil meraih medali, Anda bisa memperoleh bonus atlet naik podium.
Hal ini tentunya tidaklah mudah. Sebab, dapat dipastikan bahwa persaingan berlangsung ketat. Terutama, ketika ajang SEA Games pada edisi sebelumnya, kontingen Indonesia hanya finis di lima besar. Sementara pada 2017 silam, atlet tanah air hanya mampu meraih 38 medali emas, 63 perak, dan 9 perunggu.
Jika dibandingkan dengan tuan rumah Malaysia yang sempat resign sebagai juara umum juga turut melakukan pengemasan sebanyak 145 emas, 92 emas, dan 86 perunggu. Presiden RI sendiri pun sangat sadar akan kondisi ini. Namun, diharapkan para atlet dapat diberi bonus atlet naik podium.
Pemerintah Diminta Memperhatikan Kesejahteraan Atlet
Pembahasan selanjutnya adalah mengenai permintaan masyarakat untuk pemerintah agar senantiasa memperhatikan kesejahteraan atlet dan tidak mengabaikannya. Hal ini karena biasanya para pahlawan bangsa yang turut berjuang mengharumkan nama negara cenderung terlupakan usai eksistensinya sudah tidak dibutuhkan lagi.
Sebagaimana fakta menunjukkan, ada banyak veteran atlet berprestasi di Indonesia yang kerap rela membanting stir untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Secara insentif, rantai lahirnya atlet tidak putus, dan bibit muda terus bermuncul.
Berdasarkan legenda mengenai bulutangkis, prestasi olahraga Indonesia di event internasional mengalami penurunan akibat faktor insentif atau kesejahteraan yang minim diperhatikan. Maka dari itu, pemerintah saat ini sedang berupaya untuk meningkatkan perhatian lebih kepada para atlet yang berhasil mengharumkan nama bangsa.

Adapun pihak kementerian sempat meminta agar pemerintah memberi insentif dan bonus kepada para atlet yang berhasil meraih medali emas pada SEA Games Singapura. Dimana mereka sudah berhasil menyumbangkan sedikitnya 45 emas untuk mengharumkan nama Indonesia.
Selanjutnya, ada Rudy, dimana seusai janji Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yaitu Imam Nahrawi menyatakan akan meningkatkan bonus atlet naik dengan memberi Rp 200 juta (single) dan Rp 100 juta (grup) harus terealisasi.
Mantan atlet yang telah mengharumkan bangsa itu menyarankan, sebaiknya pemerintah memberikan bonus tidak secara langsung, karena bisa langsung habis. Bonus diberikan per bulan sehingga atlet merasa senang dan dihargai, selain itu diharapkan juga di tahun-tahun yang akan datang mereka dapat semakin bersemangat.
Beberapa jumlah nominal bonus atlet naik podium yang perlu Anda ketahui, terutama para atlet wanita yang menyukai dunia fotografi secara lebih intens.